<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dewipuspasari's Weblog</title>
	<atom:link href="http://dewipuspasari.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dewipuspasari.wordpress.com</link>
	<description>Berbagi Seni, Budaya, Kuliner, Wisata, Buku dan Musik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 02:20:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dewipuspasari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/f503be0f533e3a14f935465521fb3e40?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Dewipuspasari's Weblog</title>
		<link>http://dewipuspasari.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dewipuspasari.wordpress.com/osd.xml" title="Dewipuspasari&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dewipuspasari.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Holmes pun Menemui Lawan Sepadan</title>
		<link>http://dewipuspasari.wordpress.com/2012/01/07/holmes-pun-menemui-lawan-sepadan-2/</link>
		<comments>http://dewipuspasari.wordpress.com/2012/01/07/holmes-pun-menemui-lawan-sepadan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 14:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewipuspasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Kaset/CD/DVD. Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[a games of shadows]]></category>
		<category><![CDATA[moriarty]]></category>
		<category><![CDATA[Sherlock holmes]]></category>
		<category><![CDATA[watson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewipuspasari.wordpress.com/?p=1105</guid>
		<description><![CDATA[Jika Batman memiliki Joker sebagai musuh yang berotak cerdas seperti dirinya, atau Tintin versus Rastapopoulos , maka Holmes pun memiliki musuh sepadan yang ternyata seorang profesor. Profesor Moriarty tepatnya. Dan ia bukan hanya berotak cemerlang, namun juga sadis dan haus kekuasaan. Mulai dari teror bom hingga otak di balik perang antarnegara.Apabila Anda menonton Sherlock Holmes [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1105&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2012/01/600full-sherlock-holmes-a-game-of-shadows.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1106" title="600full-sherlock-holmes-a-game-of-shadows" src="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2012/01/600full-sherlock-holmes-a-game-of-shadows.jpg?w=497" alt=""   /></a></p>
<p>Jika Batman memiliki Joker sebagai musuh yang berotak cerdas seperti dirinya, atau Tintin versus Rastapopoulos , maka Holmes pun memiliki musuh sepadan yang ternyata seorang profesor. Profesor Moriarty tepatnya. Dan ia bukan hanya berotak cemerlang, namun juga sadis dan haus kekuasaan. Mulai dari teror bom hingga otak di balik perang antarnegara.<span id="more-1105"></span>Apabila Anda menonton Sherlock Holmes layar lebar seri perdana tentu kenal dengan si cantik Adler yang dibintangi Rachel Mc Adams, artis yang terkenal lewat film Notebook. Si cantik yang mempesona Holmes ini di awal film, matinya mengenaskan karena sempat menjadi messengernya Moriarty dengan membawa bom ke seorang dokter terkenal. Meski Holmes berhasil menggagalkan pengeboman di balai pelelangan tersebut, si dokter tetap mati.</p>
<p>Holmes yang penasaran dengan aksi si profesor mencoba mengaitkannya dengan sejumlah kasus pengeboman dan beberapa kasus pembunuhan atau kecelakaaan unik di berbagai negara. Ia juga memiliki surat yang ia curi dari Adler yang ia yakin memiliki hubungan dengan rencana Moriarty berikutnya.</p>
<p>Sayang ketika Holmes perlu bantuan, sahabatnya dokter Watson malah sibuk dengan pernikahannya. Ia menolak membantu Holmes dan memilih untuk berbulan madu dengan istrinya. Mampukah Holmes melawan Moriarty seorang diri?</p>
<p>Penggemar Holmes pasti akrab dengan analisis Holmes yang jitu dan cara pengungkapan kasusnya yang tidak umum. Di film ini cara penganalisisnya ditonjolkan sehingga penonton mudah mengikuti jalan pikiran si Holmes.</p>
<p>Adegan paling menarik di film ini adalah aksi penyelamatan Holmes terhadap rencana Moriarty membunuh Watson dan si strinya. Si Holmes nekat berdandan menjadi seorang lady dan nekat melempar istri Watson dari jurang ke sungai yang deras untuk menyelamatkan nyawanya.</p>
<p>Adegan mengganggu adalah aksi berkejaran di hutan yang dilakukan oleh serdadu Jerman yang menjaga pabrik senjata milik Moriarty. Memang terkesan seru dengan tembak-tembakan dengan senjata-senjata canggih zaman itu, namun terkesan berlebihan. Di novelnya pun tidak ada.</p>
<p>Yang kedua, saya masih kurang setuju dengan pemilihan Robert Downey Jr sebagai Holmes. Kalau di novel, Holmes jangkung dan serius tidak kekar dan agak konyol. Saya rasa malah Jude Law yang cocok sebagai Holmes.</p>
<p>Namun, acungan jempol buat Guy Ritchie, mantan suami Madonna. Saya jarang mengikuti film-filmnya, namun di sini gaya penceritaannya menarik. Cara pengenalan karakter dan caranya mengemas film dengan menggabung-gabungkan cerita di novel serta penggambaran sosok Moriarty cukup menarik. Good job.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewipuspasari.wordpress.com/1105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewipuspasari.wordpress.com/1105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1105&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewipuspasari.wordpress.com/2012/01/07/holmes-pun-menemui-lawan-sepadan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb6832f7031858bfd573164fe641c694?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewipuspasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2012/01/600full-sherlock-holmes-a-game-of-shadows.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">600full-sherlock-holmes-a-game-of-shadows</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wasiat Ibu yang Tidak Biasa</title>
		<link>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/12/09/wasiat-ibu-yang-tidak-biasa/</link>
		<comments>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/12/09/wasiat-ibu-yang-tidak-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 13:44:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewipuspasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Kaset/CD/DVD. Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[incendies]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[palestina]]></category>
		<category><![CDATA[wasiat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewipuspasari.wordpress.com/?p=1095</guid>
		<description><![CDATA[Jeanne dan Simon, si kembar yang baru menangisi kepergian ibunya terhenyak ketika surat wasiat ibunya dibacakan. Bukan sembarang wasiat. Pasalnya, surat wasiat sebenarnya untuk mereka baru boleh dibuka bila mereka telah menyerahkan surat buat ayah dan kakak lakinya yang belum pernah mereka jumpai. Dibandingkan Simon yang menganggap hal tersebut tidak perlu dipikirkan mengingat kondisi ibunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1095&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/12/incendies.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1096" title="incendies" src="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/12/incendies.jpg?w=265&#038;h=185" alt="" width="265" height="185" /></a></p>
<p>Jeanne dan Simon, si kembar yang baru menangisi kepergian ibunya terhenyak ketika surat wasiat ibunya dibacakan. Bukan sembarang wasiat. Pasalnya, surat wasiat sebenarnya untuk mereka baru boleh dibuka bila mereka telah menyerahkan surat buat ayah dan kakak lakinya yang belum pernah mereka jumpai.<span id="more-1095"></span></p>
<p>Dibandingkan Simon yang menganggap hal tersebut tidak perlu dipikirkan mengingat kondisi ibunya yang akhir-akhir ini mentalnya sedikit terganggu, Jeanne bersikap sebaliknya. Ia terakhir bersama ibunya sebelum ibunya lumpuh dan kemudian meninggal. Ia juga penasaran apakah ayah dan kakak laki-lakinya masih hidup.</p>
<p>Mulailah perjalanan Jeanne menuju Timur Tengah, tempat kelahiran ibunya. Sedangkan Simon memilih tetap tinggal di Kanada. Ternyata menyusuri masa lalu hidupnya tidak semudah bayangan Jeanne. Tidak banyak penduduk yangmau membantunya, bahkan terkadang ia ditolak ketika mengetahui ibunya bernama Nawal Marwan. Hal ini jelas membuat Jeanne hampir putus asa dan terus menduga-duga siapa sebenarnya wanita yang disebut ibunya itu?</p>
<p>Cerita dengan latar belakang perseteruan agama yang terjadi di Palestina-Israel ini dikemas menarik. Dalam film ini tidak digambarkan pihak mana yang dominan atau yang benar. Nawal yang pernah geram dengan kaum muslimin karena dihancurkannya panti asuhan tempat anaknya berada, rupanya mencicipi perbuatan kejam kaum Israel yang membunuh seluruh penumpang sebuah bus termasuk seorang gadis kecil.</p>
<p>Apakah Jeanne akhirnya berhasil menemui ayah dan kakak laki-lakinya? Anda harus tetap menonton untuk mengetahui akhir kisahnya.</p>
<p>Detail Film:</p>
<p>Judul                     : Incendies</p>
<p>Sutradara            : Denis Villeneuve</p>
<p>Pemain                 : Lubna Azabal, Mélissa Désormeaux-Poulin, Maxim Gaudette.</p>
<p>Rating                   : 8,5/10</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewipuspasari.wordpress.com/1095/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewipuspasari.wordpress.com/1095/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1095&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/12/09/wasiat-ibu-yang-tidak-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb6832f7031858bfd573164fe641c694?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewipuspasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/12/incendies.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">incendies</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekal-bekal dari Ibu yang Bikin Kangen</title>
		<link>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/30/bekal-bekal-dari-ibu-yang-bikin-kangen/</link>
		<comments>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/30/bekal-bekal-dari-ibu-yang-bikin-kangen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 14:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewipuspasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen Puspa]]></category>
		<category><![CDATA[gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[ibu tercinta]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Park So-nyo]]></category>
		<category><![CDATA[please look after mom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewipuspasari.wordpress.com/?p=1092</guid>
		<description><![CDATA[Hari itu mobil travel Malang-Surabaya datang lebih awal daripada waktu yang kupesan. Aku yang masih terbawa mimpi, terkejut ketika mimpiku berganti dengan wajah ibuku yang kuatir.Ia mengangsurkan handuk dan baju kepadaku dan berkata mobil penjemput telah datang. Aku yang melihat jarum jam belum menunjukkan pukul 04.30 setengah tak terpercaya. Tapi mendengar deru mesin mobil di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1092&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p><img class="aligncenter" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/303770_10150572712823662_574158661_11646311_1794821084_a.jpg" alt="" /></p>
<p>Hari itu mobil travel Malang-Surabaya datang lebih awal daripada waktu yang kupesan. Aku yang masih terbawa mimpi, terkejut ketika mimpiku berganti dengan wajah ibuku yang kuatir.Ia mengangsurkan handuk dan baju kepadaku dan berkata mobil penjemput telah datang. Aku yang melihat jarum jam belum menunjukkan pukul 04.30 setengah tak terpercaya. Tapi mendengar deru mesin mobil di depan rumah, aku segera cebur-cebur dan sholat subuh dengan tergesa-gesa. Ketika masih bersisir, dua tas telah siap angkut. Aku tertegun ketika ibuku mengangsurkan bekal untuk sarapan dan makan siang. Nasi dan lauknya masih hangat di dalam kardus.<span id="more-1092"></span></p>
<p> Meski naik travel lebih mahal dan jamnya jemputnya sering tidak pasti,aku tidak kapok. Sebenarnya bukan nyamannya dijemput dan diantar sampai kos yang membuatku suka naik travel. Alasannya, aku bisa bawa cukup banyak stok makanan dan bisa lebih lama di rumah. Mama, panggilan ibuku, mungkin tahu dengan kebiasaanku malas berbelanja sehingga ia tak keberatan jika isi kulkas yang penuh muatan dengan bumbu-bumbu, aneka makanan instant, dan buah, tiba-tiba isinya berkurang drastis tiap dua minggu. Aku juga suka menyedoki beras di pedaringan dan menakar gula di kaleng besar untuk stok makanan di kos. Bahkan jika masih ada sisa ruang di tas, ibuku memasukkan semua lauk yang ada dalam kantung plastik untuk bekalku selama beberapa hari. Terkadang kakak laki-lakiku protes melihat lauk kesukaannya sudah berpindah ke tasku. Tapi ibuku menghiburnya dengan berjanji untuk memasakkannya lagi.</p>
<p>Travel yang kunaiki biasanya tiba di Surabaya pukul 07.00, kadang juga mendekati pukul 07.30 karena bergantian mengantar satu-persatu penumpang. Karena lokasiku yang paling jauh, di Surabaya paling timur, maka biasanya aku turun terakhir. Dan ini kerap membuatku was-was karena kuliahku dimulai pukul 08.00. Ibuku turut cemas takut aku terlambat. Untunglah datangku kerap masih lebih pagi daripada si pengajar.</p>
<p>Bekal dari ibuku membantuku berhemat. Nasi yang dibawakannya bisa kumakan pagi, siang, dan malam. Tinggal dihangatkan di dandang. Sedangkan lauk seperti ayam, tempe, dan udang goreng bisa tahan 2-3 hari asal aku rajin menggorengnya kembali. Namun, lama kelamaan teksturnya makin alot dan rasanya kurang enak.</p>
<p>Kebiasaan menyiapkan bekal dan membawakan stok sembako ini berlanjut hingga aku bekerja dan menikah. Mirip dengan Park So-nyo, tokoh ibu dalam buku bertajuk Please Look After Mom, yang juga suka menyiapkan bekal. Setiap pulang ke Malang, ibu telah siap dengan sekantung plastik besar berisi gula pasir atau makanan lain serta menggorengkan ini itu untuk laukku setiba di Jakarta.</p>
<p>Sebenarnya ada satu lagi oleh-oleh yang biasa kuterima dari ibuku. Yakni baju dalam.  Ibuku selalu memiliki persediaan baju dalam ukuranku dan ukuran kakak perempuanku. Ia selalu memaksaku untuk membawa baju dalam baru itu agar aku tidak usah lagi memakai baju dalamku yang mulai kumal. Rupanya diam-diam ibu tahu aku dan kakakku paling enggan membeli baju dalam.</p>
<p>Ketika kami remaja ibu menyuruh kami membeli baju dalam sendiri ke pasar. Bukannya langsung ke toko tujuan, aku dan kakak malah berputar-putar mengelilingi toko hingga tiga kali setelah memastikan toko tersebut benar-benar sepi. Kali kedua, aku disuruh ibuku untuk membeli baju dalam baru untuk kubawa saat mengikuti pesantren kilat selama seminggu. Aku ngeper tidak ada kakak yang menemaniku belanja baju dalam sehingga aku nekat membawa baju dalam pudarku. Meski bagian yang lubang telah kujahit rapi, baju dalamku yang ada di tali jemuran itu nampak lusuh dibandingkan baju dalam teman-temanku yang lucu-lucu. Aku malu sekali dan menyesal tidak membeli baju dalam baru.</p>
<p>Meski aku senang dengan kebiasaan ibu men-stok baju dalam di rumah, ada kalanya aku sebel dengan pilihannya. Karena ibuku jarang keluar rumah dan lebih suka nitip uang ke tanteku yang punya gadis kecil, tidak heran jika baju-baju dalamnya khas anak perempuan kecil. Ya, baju dalamku yang telah berstatus mahasiswa pun bermotif kartun dan polkadot. Hehehe kalau ingat dengan kebiasaan ibuku ini aku jadi tergelak dan merasa kangen. Kapan ya pulang lagi ke Malang?!</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewipuspasari.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewipuspasari.wordpress.com/1092/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1092&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/30/bekal-bekal-dari-ibu-yang-bikin-kangen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb6832f7031858bfd573164fe641c694?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewipuspasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/303770_10150572712823662_574158661_11646311_1794821084_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Horor Swiss Berbalut Mistis</title>
		<link>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/20/horor-swiss-berbalut-mistis/</link>
		<comments>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/20/horor-swiss-berbalut-mistis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 16:34:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewipuspasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Kaset/CD/DVD. Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[horoe]]></category>
		<category><![CDATA[inafff 2011]]></category>
		<category><![CDATA[sennentuntschi]]></category>
		<category><![CDATA[swiss]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewipuspasari.wordpress.com/?p=1077</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran gadis misterius yang diduga penyihir atau setan ini mengusik ketenangan sebuah desa di Swiss. Benarkah gadis tersebut makhluk jadi-jadian yang menebarkan petaka atau sekedar korban isyu berbalut mistis.Sejak awal menonton film berdurasi 88 menit ini penonton disuguhi pemandangan pegunungan Swiss yang indah. Sutradara fim bertajuk Sennentuntschi ini berhasil mengusung panorama pegunungan dengan angle yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1077&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/11/sennentushi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1081" title="sennentuntschi" src="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/11/sennentushi.jpg?w=497" alt=""   /></a></p>
<p>Kehadiran gadis misterius yang diduga penyihir atau setan ini mengusik ketenangan sebuah desa di Swiss. Benarkah gadis tersebut makhluk jadi-jadian yang menebarkan petaka atau sekedar korban isyu berbalut mistis.<span id="more-1077"></span>Sejak awal menonton film berdurasi 88 menit ini penonton disuguhi pemandangan pegunungan Swiss yang indah. Sutradara fim bertajuk Sennentuntschi ini berhasil mengusung panorama pegunungan dengan<em> angle</em> yang menarik. Musik pembuka yang berupa kor gereja pun mampu menggiring penonton memasuki masyarakat yang ketat dalam memeluk agama nasrani.</p>
<p> Cerita dibuka pada masa saat ini ketika seorang gadis kecil bertemu dengan seorang pemuda ketika mencari jamur di pegunungan. Tak nyana tanah di bawah jamur-jamur tersebut menyimpan tumpukan tengkorak manusia sehingga si gadis pun menjerit ketakutan. Ibu si gadis kecil mengaitkan kejadian tersebut dengan sebuah kisah yang terjadi tahun 1975.</p>
<p>Masa tersebut masa terror bagi sebuah desa kecil tersebut dengan kehadiran seorang gadis misterius yang tiba-tiba muncul setelah kematian tak wajar seorang pengurus gereja. Sebastian, polisi setempat, lalu mengamankan gadis tersebut dan mencarinya di daftar orang hilang. Yang membingungkan, di catatan kepolisian tersebut ada wajah seorang wanita yang sangat mirip dengan si gadis, namun hilang misterius sejak tahun 1950. Teka-teki ini membuat Sebastian penasaran siapa sebenarnya gadis misterius tersebut.</p>
<p>Jika misteri gadis tersebut itu saja yang ditawarkan sutradara horor mungkin itu biasa. Di sini penonton disuguhi berbagai karakter, seperti tokoh pendeta yang sangat mencurigai si gadis tersebut setan yang pernah merongrong desa tersebut pada tahun 1950. Ada juga tiga warga yang tinggal di pegunungan yang berbuat iseng setelah mabuk. Albert yang bisu ditugasi membuat boneka dari jerami yang dibentuk menjadi gadis lalu dimanterai. Menurut legenda, setan bisa menyusup ke boneka tersebut sehingga bisa menjadi gadis betulan yang disebut Sennentuntschi.</p>
<p>Dengan alur cerita yang rumit dan ketegangan yang dibuat turun naik, saya merasa tidak bosan dan terus menanti-nanti jawaban teka-teki ini. Apalagi <em>ending</em>-nya tidak terduga dan masih membuat saya bertanya-tanya benarkah legenda Sennentuntschi ini? Salut buat panitia INAFFF yang memutar film ini.</p>
<p>Sudah empat kalinya saya menonton INAFFF mulai dari Fiksi thriller Indonesia yang dikemas unik, Evangelion dengan animasi yang keren, Mushashi yang cenderung membosankan, dan kali ini Sennentuntschi yang benar-benar menegangkan.</p>
<p><strong>Detail Film:</strong></p>
<p>Judul                     : Sennentuntschi</p>
<p>Sutradara            : Michael Steiner</p>
<p>Pemain                 : Roxane Mesquida, Nicholas Ofczarek, dan Andrea Zogg.</p>
<p>Produksi              : Swiss</p>
<p>Audio                    : Jerman, subtitle English</p>
<p>Diputar di            : INAFFF 2011 Blitz Megaplex</p>
<p>Rating                   : 8,8/10</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewipuspasari.wordpress.com/1077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewipuspasari.wordpress.com/1077/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1077&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/20/horor-swiss-berbalut-mistis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb6832f7031858bfd573164fe641c694?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewipuspasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/11/sennentushi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sennentuntschi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Twilight Breaking Dawn Digarap Standar</title>
		<link>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/19/twilight-breaking-dawn-digarap-standar/</link>
		<comments>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/19/twilight-breaking-dawn-digarap-standar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2011 13:35:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewipuspasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Kaset/CD/DVD. Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Bella]]></category>
		<category><![CDATA[breaking dawn]]></category>
		<category><![CDATA[Edward]]></category>
		<category><![CDATA[jacob]]></category>
		<category><![CDATA[Twilight]]></category>
		<category><![CDATA[vampir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewipuspasari.wordpress.com/?p=1073</guid>
		<description><![CDATA[Menyaksikan sekuel Twilight kali ini benar-benar membosankan. Selain akting kedua tokoh utamanya yang tetap standar, penggarapan ceritanya pun datar. Sehingga, durasi film yang hampir dua jam benar-benar membuang waktu dan uang.Cerita dimulai dengan pernikahan Bella dan Edward di halaman kediaman Edward yang dihadiri teman-teman sekolah, vampir kenalan keluarga Edward, dan orang tua kandung Bella. Di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1073&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/11/breaking-dawn.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1074" title="breaking dawn" src="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/11/breaking-dawn.jpg?w=497" alt=""   /></a></p>
<p>Menyaksikan sekuel Twilight kali ini benar-benar membosankan. Selain akting kedua tokoh utamanya yang tetap standar, penggarapan ceritanya pun datar. Sehingga, durasi film yang hampir dua jam benar-benar membuang waktu dan uang.<span id="more-1073"></span>Cerita dimulai dengan pernikahan Bella dan Edward di halaman kediaman Edward yang dihadiri teman-teman sekolah, vampir kenalan keluarga Edward, dan orang tua kandung Bella. Di antara vampir kenalan Edward tersebut, ada Irine, mantan pacar Laurent, yang geram ketika mengetahui Bella mengundang manusia serigala. Usai pesta, Bela dan Edward  berbulan madu pulau milik Esme di Brazil.</p>
<p>Konflik bergulir ketika Bella merasa mual ketika menyantap ayam yang dimasaknya. Namun, rasa mualnya tidak kunjung sembuh. Ketika ia meraba perutnya, Bella dan Edward merasa was-was. Bisa jadi Bella hamil. Namun, makhluk apa yang ada dalam janin Bella?</p>
<p>Konflik inilah yang menjadi bahan cerita digarap tak kunjung tuntas. Jacob yang masih menyukai Bella merasa curiga mendengar Bella dikabarkan sakit. Ia dan kawanan serigala pun berupaya melenyapkan mahkluk dalam perut tersebut agar Bella selamat.</p>
<p>Kecewa. Ya seharusnya part pertama ini ceritanya bisa dibuat menegang sehingga penonton terdorong untuk menonton part final. Akting pemainnya juga standar, terutama Bella, demikian pula sinematografinya.  Yang masih bisa diacungi jempol adalah juru make up yang bisa mengubah  drastis perawakan Bella sebelum dan sesudah hamil.</p>
<p><strong>Detail Film:</strong></p>
<p>Judul : The Twilight Saga: Breaking Dawn &#8211; Part 1</p>
<p>Sutradara: Bill Condon</p>
<p>Pemain : Kristen Stewart, Robert Pattinson, dan Taylor Lautner</p>
<p>Produksi : 2011</p>
<p>Rating : 6/10</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewipuspasari.wordpress.com/1073/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewipuspasari.wordpress.com/1073/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewipuspasari.wordpress.com&amp;blog=2879067&amp;post=1073&amp;subd=dewipuspasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewipuspasari.wordpress.com/2011/11/19/twilight-breaking-dawn-digarap-standar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb6832f7031858bfd573164fe641c694?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewipuspasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dewipuspasari.files.wordpress.com/2011/11/breaking-dawn.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">breaking dawn</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
